Bersama Masyarakat Silahisabungan, Disparbud Dairi dan Disbudparsu Laksanakan Aksi Sapta Pesona

0
481
Aksi Sapta Pesona bersama Masyarakat Silahisabungan
Aksi Sapta Pesona bersama Masyarakat Silahisabungan

DISPARBUDDAIRI.com – “Kami sangat berterimakasih kepada Disbubpar Provsu yang memfasilitasi aksi Sapta Pesona ini dan berharap kegiatan positif dan sangat bermanfaat seperti ini dilanjutkan kewaktu yang akan datang juga kepada seluruh masyarakat khususnya Silahisabungan atas partisipasi nyata dalam menjaga kebersihan Pantai Tao Silalahi yang sama-sama kita cintai ini, dengan demikian kita berharap Pantai Tao Silalahi yang indah ini akan tetap terjaga kebersihannya dan kita berharap pengunjung akan semakin banyak datang ketempat ini dan juga pendapatan masyarakat semakin meningkat,” demikian Sambutan dengan senyuman khasnya Drs. Leonardus Sihotang selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dairi diwakili Rotua Panjaitan, SKM., M.Kes selaku Sekretaris Dinas pada kegiatan pelaksanaan Aksi Sapta Pesona Danau Toba Bersih yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaaten Dairi di sepanjang bibir pantai Tao Silalahi Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi (27/04/17).

Humala Pardede, S.Pd selaku Kepala Seksi Kerjasama Lembaga Budaya dan Kemitraan pada Disbudpar Provsu, mengatakan: “saya ingin Silahisabungan suatu saat seperti Bali yang sekitar 20 tahun yang lalu 80 persen penduduknya hidup bermata pencaharian dari bertani sementara 20 persen dari usaha atau pelaku pariwisata namun sekarang berubah sebaliknya 80 persen penduduknya hidup dari pariwisata, untuk itu daerah ini seharusnya dibenahi infrastrukturnya, jalan, akomodasi, kuliner selain penerapan Sapta Pesona yaitu kebersihan yang dilaksanakan hari ini.”

Aksi ini dihadiri 200 undangan terdiri dari pelajar, tokoh masyarakat, ormas, OKP, pengusaha, staf dan pimpinan Disbudpar Provsu dan Disparbud Dairi serta merupakan lanjutan dari pelaksanaan Workshop Peningkatan Usaha Masyarakat di Daerah Destinasi Pariwisata (26/04/17) di Debang Resort Silalahi yang dihadiri 40 orang terdiri dari pengusaha hotel atau pengelola pantai, pengrajin ulos, pemahat, penjual souvenir dan lain-lain. Aksi ini melaksanakan gotong royong kebersihan bersama masyarakat juga penanaman 200 pohon terdiri dari mangga, durian dan alpokat di sepanjang bibir pantai Tao Silalahi dan saya berharap aksi ini membawa dampak untuk kesadaran masyarkat akan pentingnya kebersihan yang pada akhirnya peningkatan kunjungan dan pendapatan daerah dan masyarakat, tandasnya.

Sementara itu, Rikson Sihombing selaku Asisten Manager Geopark Kaldera Toba yang juga Ketua DPD Persatuan Rakyat Desa (PARADE) Nusantara Kabupaten Dairi mengungkapkan; “saya atas nama Badan Pelaksana (BP) Geopark Kaldera Toba (GKT) dan juga masyarakat desa saangat berterima kasih kepada Disbudpar Provsu dan Disbudpar Dairi atas aksi nyata yang melibatkan masyarakat secara langsung yang tentu sangat sesuai dengan program Geopark serta siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat demi mengangkat Silahisabungan kedunia internasional melalui GGN UNESCO”.

“Perlu saya sampaikan bahwa pemerintah melalui BP GKT akan mengusulkan kembali GKT menjadi bagian dari UNESCO pada November 2017 dan diharapkan kedatangan Tim Asesor UNESCO akan turun pada April 2018, tentu kita sama-sama berharap agar GKT diterima dan terdaftar menjadi bagian dari UNESCO dengan membuat perubahan dan terobosan serta program seperti Pembangunan Gapura, Pembangunan Jalan Setapak atau Pedestrian menuju Situs dan atau pertanian bawang dengan, Pembangunan Gazebo , Revitalisasi Rumah Adat, Pembangunan Galeri dan lain-lain, untuk itu saya mengajak kita semua untuk bergandengan tangan seraya berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar impian kita terwujud, yaitu mengangkat mutiara ‘Danau Toba’ yang terpendam untuk kemakmuran kita semua”, tegas rikson bersemangat. (Mos).

Njuah-njuah…. Mejuahjuah…. Horas… !!!