CCTV Terhubung Langsung ke Pemerintah Pusat, TWI Sitinjo dipantau Kementerian Pariwisata RI

1
604
Kamera CCTV Kemenpar RI di TWI Sitinjo
Kamera CCTV Kemenpar RI di TWI Sitinjo

DISPARBUDDAIRI.com – Mengutip pernyataan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya pada acara Rakornas ke-3 pariwisata 2016 di Ecovention, Ecopar Ancol (15 s/d 16/09/16) mengatakan:” untuk memajukan pariwisata Indonesia mencapai target 20 juta wisman (wisatawan mancanegara) sampai Tahun 2019 dibutuhkan kerja keras dengan menggunakan semangat GO DIGITAL yaitu strategi digital marketing pariwisata dengan penegasan salah satu skenario ‘winning the future customers.”

Wujud nyata dalam memenangkan wisatawan Kemenpar RI memasang CCTV (Closed Circuit Television) atau kamera pengintai di beberapa objek wisata unggulan di Indonesia salahsatunya di pelataran parkir TWI Sitinjo yang merupakan kebanggaan masyarakat Dairi termasuk bagian dari Kawasan Danau Toba mengitari 7 Kabupaten/Kota yang telah ditetapkan Presiden Jokowi sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata Kawasan Strategis Pariwisata Nasional melalui Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

CCTV Kemenpar RI di lokasi TWI Sitinjo
CCTV Kemenpar RI di lokasi TWI Sitinjo

CCTV tersebut terkoneksi langsung ke Server Gedung Sapta Pesona lantai 16 Kemenpar RI untuk memonitor dan menampilkan informasi mulai dari pemasaran, pengembangan destinasi dan industri hingga kelembagaan dan SDM Pariwisata, jumlah pengunjung wisatawan berbasis digital.

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dairi Drs. Leonardus Sihotang melalui Sekretaris Dinas Rotua Panjaitan, SKM., M. Kes didampingi Kabid Pariwisata Marulak Situmorang II, menyatakan: “Pada prinsipnya kita mendukung program Kemenpar RI dimaksud yang mana TWI akan terpublikasi ke masyarakat luas sampai ke mancanegara hingga membantu tercapainya target penerimaan dari sektor retribusi TWI Disparbud Dairi yang telah ditetapkan Pemkab Dairi untuk tahun 2017 ini sebesar 1,5 Milyar.”

Namun kita berharap Kemenpar RI agar menambah kuantitas dari CCTV tersebut dibeberapa titik lagi di TWI dan juga di Objek Wisata Alam Tao Silalahi juga pemeliharaannya benar-benar diperhatikan. Dan bantuan pembangunan fisik sarana dan prasarana pariwisata lainnya sangat dibutuhkan, tambahnya. Njuah-njuah..! Mejuah-juah..! Horas..!

(Mosanda Tampubolon)