Hakim Tinggi Pada Pengadilan Tinggi Medan Kunjungi Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo, Dairi, Sumut

0
480
Hakim Tinggi pada Pengadilan tinggi Medan dan keluarga mengunjungi GOLGATA
Hakim Tinggi pada Pengadilan tinggi Medan dan keluarga mengunjungi GOLGATA

Sitinjo, DISPARBUDDAIRI.com – Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Medan Pontas Efendi Doloksaribu, SH.,MH bersama Istri dan keluarganya dari Jakarta dan Kalimantan mengunjungi Taman Wisata Iman Sitinjo Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (22/12/17).

Dalam kunjungan liburannya ke-TWI Sitinjo yang disambut dan dipandu oleh Mosanda Tampubolon, SS selaku Kasi Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dairi diawali dengan mengelilingi Taman Firdaus selanjutnya berjalan kaki menyusuri jalan setapak menuju Perjalanan Salib, Gua Bunda Maria, Bukit Golgota hingga ke Penginapan dan Ruang Rapat Bahtera Nuh.

Disela-sela perjalanannya menyuri TWI Sitinjo yang merupakan ikon Pariwisata Dairi kebanggaan Pemkab dan masyarakat Dairi Posman Efendi Dolok Saribu, SH. MH mengungkapkan bahwa sudah saatnya TWI-Sitinjo dikelola secara on line seperti sistem yang diterapkan oleh Ahok selaku Mantan Gubernur DKI Jakarta baik dari segi manajemennya, informasi, pengawasan dan pengontrolannya.

“Tentu dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) harus jelas sehingga kinerja dan pelayanan petugas di lapangan bisa dikontrol dan terukur demi menyuguhkan pelayanan yang baik bagi para pengunjung”, tambah mantan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ini yang sukses menerapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Aplikasi Pelayanan Berbasis IT di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Dari sisi pemasaran juga harus memanfaatkan teknologi informasi media cetak maupun online yang sekarang lagi ngetrend dengan mengemas dan mengupload berita dan gambar seapik dan semenarik mungkin”, jelas Hakim Tinggi yang baru bertugas beberapa bulan di PT Medan ini.

Lanjutnya, pemeliharaan TWI Sitinjo ini harus dipertahankan dan ditingkatkan agar tetap indah dan menarik sebagai aset nasional simbol toleransi antar umat beragama di Indonesia, sarannya yang juga diamini istrinya br. Siagian. (Mos).