Kadis Parbud Dairi Leonardus Sihotang Sambut Kunjungan APPARA untuk Mempromosikan Pariwisata Dairi ke Kancah Nusantara dan Internasional

0
278
Kadis PARBUD Kabupaten Dairi Drs. Leonardus Sihotang Sambut baik Asosiasi Perusahaan Penyelenggara dan Pelaksana Acara (APPARA)
Kadis PARBUD Kabupaten Dairi Drs. Leonardus Sihotang Sambut baik Asosiasi Perusahaan Penyelenggara dan Pelaksana Acara (APPARA)

DISPARBUDDAIRI.com – Drs. Leonardus Sihotang selaku Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dairi didampingi Rotua Panjaitan, SKM. M. Kes menerima kunjungan Domi dan Pane tim dari Asosiasi Perusahaan Penyelenggara dan Pelaksana Acara (APPARA) (05/04/18) di ruang kerja Kadis Parbud Dairi Jl. Jend. Ahmad Yani No. 115 Sidikalang.

Domi menjelaskan bahwa APPARA merupakan partnership dari (Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) dengan tujuan mendata even-even pariwisata daerah khususnya di Kawasan Danau Toba untuk dikemas apik dan menarik dalam bentuk photo, video maupun narasi untuk dipublikasikan serta dipromosikan ke khalayak ramai.

Pertemuan Kadis PARBUD didampingi Kasi Pariwisata dengan Asosiasi Perusahaan Penyelenggara dan Pelaksana Acara (APPRA)
Pertemuan Kadis PARBUD didampingi Kasi Pariwisata dengan Asosiasi Perusahaan Penyelenggara dan Pelaksana Acara (APPRA)

Lanjutnya, hasil dari data even-even 7 Kabupaten se-Kawasan Danau Toba, meliputi Dairi, Karo, Samosir, Tobasa, Simalungun, Humbahas, Taput ditambah Pakpak Bharat akan dituangkan dalam Calender of Event yang direncanakan akan di launcing pada tanggal 27 April 2018 di Jakarta.

“APPARA optimis dengan masuknya even Pemkab. Dairi seperti Pesta Budaya Njuah-Njuah dan juga Festival Danau Toba (FDT) dimana Dairi menjadi tuan rumah tahun 2018 ini akan dipublikasikan dan dipromosikan dengan memanfaatkan seluruh strategi dan media serta jaringan meluas ke nusantara bahkan ke dunia internasional”, tambahnya.

Drs. Leonardus Sihotang mengapresiasi maksud kunjungan APPARA serta menjelaskan bahwa Pesta Budaya Njuah-Njuah Kabupaten Dairi diselenggarakan sejak tahun 1995 pada intinya merupakan syukuran dari masyarakat pakpak sebagai penghuni asli Dairi atas berkat Tuhan Yang Maha Kuasa berupa hasil bumi yang melimpah.

“Namun tiga tahun terakhir ini yaitu mulai tahun 2015 dilaksanakan 5 hari dengan mengemas kreativitas dalam acaranya baik dalam seni budaya dan musik pakpak, pagelaran malam, sendra tari dan drama musikal, fashion show, fashion carnaval, kirab, era-era, tari persembahan, tari kolosal, lomba permainan tradisional, paparan budaya, sendihi, dan lain-lain yang ditampilkan dengan sentuhan kemasan modern dengan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya pakpak itu sendiri”, tuturnya.

Keunikan seni budaya Pakpak ini belum terekspos luas walau sangat layak diangkat dan diyakini menjadi magnet nilai jual pariwisata yang berpotensi meningkatkan kunjungan pariwisata dan pendapatan daerah dan masyarakat, ungkapnya.

Untuk pelaksanaan FDT tahun 2018 dimana Disparbud Dairi menjadi tuan rumah belum bisa berbuat banyak karena masih menunggu rapat dari Kementerian BODT dan juga Pemprosu, namun untuk survey perencanaan dan pembenahan tempat di Silahisabungan akan segera dilaksanakan dan diharapkan sinergitas dari seluruh stake holder terkait baik Pemkab Dairi, OPD, komunitas, LSM/pers, Raja Turpuk serta masyarakat Silahisabungan khususnya demi suksesnya penyelenggaraan FDT yang direncanakan pada tanggal 5 s.d 9 Desember 2018 yang akan datang, tutupnya. (Mosanda Tampubolon)