Keunikan Silahisabungan Menjadi Magnet Kuat Menggaet Wisatawan

0
54
Pulau Silalahi Paropo

Drs. Leonardus Sihotang selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dairi membuka Pelatihan Manajemen Homestay yang dipandu para narasumber dan instruktur dihadiri peserta para pemilik usaha homestay, pokdarwis, bumdes dan pemerintah desa di Hotel Debang Resort, Silalahi, Dairi, Sumut (21/08/19).

Leonardus mengungkapkan kebijakan pemerintah pusat yang telah menetapkan Danau Toba menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang juga super prioritas dalam pembangunan dan pengembangan kepariwisatawan.

Kebijakan tersebut patut disyukuri, disambut baik, disikapi, dikerjakan dengan sinergitas dan kreativitas oleh Pemkab Dairi, para pemangku kepentingan serta seluruh masyarakat sehingga momen dan impian ini harus benar-benar kita manfaatkan agar memberikan pengaruh cepat tumbuhnya perekonomian masyarakat.

Akses jalan tol Medan -Tebing Tinggi telah selesai dibangun dan Tebing Siantar sedang dikerjakan juga Jalan lingkar luar dan dalam terus dipacu Samosir serta Bandara Silangit ditata dan ditingkatkan menjadi bandara internasional.

Untuk kawasan Silahisabungan telah rampung jalan hotmix perbatasan tingging-Silalahi dan sekarang sedang dikerjakan PLTA Renun -Binangara dan diharapkan tahun 2021 akses jalan menuju akan tembus ke Samosir serta Dermaga Wisata di Desa Silalahi II sedang dikerjakan.

Oleh karena itu kita harus siap menerima arus kunjungan wisatawan kita nantinya dari segi atraksi dan khususnya amenitas seperti sarana akomodasi homestay sehingga diharapkan tamu-tamu khusus bisa menginap dengan nyaman.

Pelatihan Manajemen Homestay yang akan berlangsung 21 sd 23 nanti dipandu para narasumber dan instruktur diharapkan mambawa dampak positif khususnya kepada pemilik homestay, pokdarwis, bumdes, pemerintah desa dalam mengkemas, meramu homestay yang layak huni dengan memperhatikan pemberdayaan masyarakat dan keunikan serta kearifan lokal Silahisabungan demi peningkatan perekonomian masyarakat.

Keunikan Silahisabungan diawali ketika kita masuk disambut denga hutan tropis lae pondom bukit dengan pemandangan hamparan alamnya ke Tao Silalahi yang paling dalam sekitar 950 m. Hamparan tanaman endemik bawang dan mangga Silalahi yang tumbuh baik dan subur di sela-sela bebatuan dan pasir hasil ledakan gunung toba ratusan ribu tahun lalu.

Dari sisi budayanya seperti dialek, rumah bolon, ulos gobar, musik dan tariannya serta kulinernya bubur SiTohap, arsik, ikan panggang sambal natinombur rasa andaliman ditamvah lagi dari grologinya puluhan situs yang sangat bersejarah termasuk Tugu Makam Raja Silahisabungan satu-satunya tugu di dunia ini yang dipestakan oleh keturunannya secara begantian dengan konsisten terus menerus selama puluhan tahun semakin memperkaya dan membuktikab keunikan yang membedakannya dengan Kawasan Danau Toba lainnya, tutupnya. (Mos)