Tutup Pesta Budaya Njuah-Njuah 2017, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi Minta Pesta Budaya Njuah-Njuah Lebih Paten Lagi di Tahun Selanjutnya

0
456
Penutupan Pesta Budaya Njuah-Njuah 2017
Penutupan Pesta Budaya Njuah-Njuah 2017

Sitinjo, DISPARBUDDAIRI.com -Gubernur Sumatera Utara Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M. Si didampingi Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro, S. Sos dan Wakil Bupati Dairi Irwansyah Pasi, SH, menutup secara resmi pelaksanaan Pesta Budaya Njuah-Njuah Kabupaten Dairi Tahun 2017 di Stadion Utama Panji Sidikalang (30/17/17).

Dalam arahan dan bimbingannya Erry Nuradi menegaskan bahwa Pesta Budaya Njuah-Njuah Kabupaten merupakan kearifan lokal dengan melibatkan petani dan exportir kopi, pelaku seni dan budaya pakpak serta seluruh komponen masyarakat dari desa, kelurahan, hingga kecamatan penjuru Dairi yang diselenggarakan setiap tahunnya secara terus menerus dan terjadwal adalah bagian dari kehidupan yang ada di Provsu mengusulkan harus masuk menjadi even nasional, seperti Calender of Event Sumut PRSU di Medan, Ramadhan Fair di Medan dan Festival Danau Toba di Kawasan Danau Toba.

“Sumatera utara memiliki ciri khas masing-masing karena itu diharapkan kepada Kemenpar RI untuk mensosialisasikan, menjualnya ke seluruh penjuru dunia dan mancanegara seperti keseriusan Pemerintah RI menjadikan Danau Toba menjadi Kawasan Strategis Pembangunan Pariwisata Nasional yang juga bagian dari Kabupaten Dairi yang terkenal dengan Danau Silalahi, Taman Wisata Iman dan Agro Wisata”, ungkapnya.

“Karena itu, kerjasama dan sinergitas agar ditingkatkan untuk mewujudkannya Pesta Budaya Njuah-Njuah lebih sejahtera dan lebih paten lagi pada masa yang akan datang”, tutupnya.

Acara diawali dengan era-era (tarian sambutan khas pakpak), tari kolosal, mersodip (acara doa tradisi pakpak), pemaparan budaya, lomba masak pelleng, penyerahan hadiah bagi juara festival maupun lomba yang diselenggarakan sejak pembukaan oleh Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro, S. Sos tanggal 25 September 2017 di Gednas Djauli Manik serta dilanjutkan kegiatan sampai tanggal 29 September 2017 berbagai lomba, festival dan pagelaran malam seni dan budaya pakpak.

Pada penutupan tersebut hadir Direktur BODT Ary Prasetio sekaligus mewakili Kemenpar RI, Kadis Budpar Provsu Drs. Elisa Julianus Marbun M. Si, Kadis Parbud Dairi Drs. Leonardus Sihotang, Forkopimda Dairi, SKPD, Kecamatan, Kelurahan, Desa, Tokoh Adat Pakpak, Tokoh Masyarakat, LKP, OKP, Ormas, Komunitas, Sekolah dan puluhan ribu pengunjung yang memadati tribun dan lapangan Stadion Utama Panji Sidikalang dengan membawa hasil bumi dan pertanian dari seluruh penjuru Dairi dengan menggunakan adat pakpak. (Mos)