Tutup Pesta Budaya Njuah-Njuah Gubsu Tengku Erry Nuradi Minta Menjaga dan Melestarikan Kearifan Lokal

0
418
Kata Sambutan Gubsu Tengku Erry Nuradi Penutupan Pesta Njuah-njuah
Kata Sambutan Gubsu Tengku Erry Nuradi Penutupan Pesta Njuah-njuah

Sidikalang, – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Ir H T Erry Nuradi MSi menutup Pesta Budaya Njuah-njuah Tahun 2016, Jumat (30/9) di Stadion Utama Panji Sidikalang Kabupaten Dari. Ribuan warga Dairi menyaksikan kemeriahan Penutupan Pesta Budaya Njuah-njuah Tahun 2016 tersebut.

Acara diawali dengan Barisan Marching Band salah sekolah di Sidikalang yang selanjutnya diikuti kontingen barisan Badan/Dinas yang ada di Kabupaten Dairi dan Kontingen 15 kecamatan se-Kabupaten Dairi yang membawa hasil-hasil bumi dan usaha tradisional sebagai “luah” (oleh-oleh) dari masing-masing kecamatan, seperti durian, jagung, bawang, kelapa muda, jeruk, lemang, ikan mas, dan berbagai jenis tanaman sayuran dan hasil kerajinan. Kontingen yang dipimpin Kepala Dinas/Badan dan camat masing-masing memasuki arena pesta dengan berjalan kaki dan membawa luah berupa komoditas unggulan dari masing-masing kecamatan yang disambut Gubsu Ir HT Erry Nuradi MSi, Bupati dan Wakil Bupati Dairi beserta pejabat lainnya, yang dimana seluruh kotingen mengenakan pakaian Adat Pakpak yang didominasi warna hitam. Yang ditutup mobil hias yang diatasnya berdiri Putri Pakpak peraih medali Emas di cabang wushu pada PON XIX 2016.

Penutupan Pesta Njuah-njuah 2016
Penutupan Pesta Njuah-njuah 2016

Gubernur Sumatera Utara dalam sambutannya agar seluruh daerah terus melakukan upaya meningkatkan promosi guna mengembangkan pembangunan di sektor pariwisata khususnya di Sumatera Utara. “Tingkatkan promosi untuk memperkenalkan potensi-potensi daerah,” ujar Erry. Pesta Budaya Njuah-Njuah Kabupaten Dairi diharapkan menjadi agenda rutin daerah dan pelaksanaannya menampilkan kearifan lokal daerah Dairi, adat budaya dan hasil-hasil alam serta kreasi masyarakat daerah Kabupaten Dairi.

“Dengan budaya, kita mampu menjaga nilai-nilai luhur yang terdapat di masyarakat. Selain itu, kearifan lokal adalah suatu benteng yang secara empiris telah diuji mampu mempererat persaudaraan dari keanekaragaman budaya dan etnis serta marga,” ungkap Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Ir H T Erry Nuradi M,Si, saat menutup Pesta Budaya Njuah-njuah Tahun 2016, Jumat (30/9/2016).

Sementara itu, Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro SSos menyebutkan, penyelenggaraan Pesta Njuah-Njuah tahun ini cukup sukses. Hal itu ditandai dengan antusias pengunjung menyaksikan setiap agenda dan aneka perlombaan berbasis budaya yang digelar sejak pembukaan Senin (26/9) lalu. “Sedikitnya 5.000 orang hadir setiap hari menyaksikan berbagai lomba dan pagelaran sejak acara pembukaan Senin lalu, Ragam atraksi yang dipertunjukkan selama pesta budaya NJuah-Njuah 2016 ini yang menunjukkan ragam budaya yang ada di kabupaten Dairi dan untuk melestarikannya. Mari kita tonjolkan budaya yang kita miliki untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha kreatif dari masyarakat serta menunjukkan siapa jati diri kita. “Pelestarian budaya sangat penting, jangan tinggalkan budaya Indonesia yang bersosial,” ujar Bupati

Penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba, sajian tari kolosal, dan tarian etnik dan beragam hiburan lainnya menyemarakkan acara tersebut Penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba, sajian tari kolosal, dan tarian etnik dan beragam hiburan lainnya menyemarakkan acara tersebut, termasuk pameran pembangunan sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Dairi  diperingati pada 1 Oktober setiap tahun.