Yukk.. Mengintip Kolam Renang Wisata “CINENDUNG MBULAN” di desa Bangun I Parbuluan

0
1376
Wisata Kolam Renang Parbuluan
Wisata Kolam Renang Parbuluan

Bangun I, DISPARBUDDAIRI.com – Kolam Renang di Kabupaten Dairi khususnya di Sumatera Utara tentu banyak kita temui baik milik swasta maupun dikelola pribadi serta pemerintah, namun Kolam Renang Wisata ‘Cinendung Bulan’ ini merupakan satu-satunya di Sumatera Utara yang pengelolaannya oleh bumdes (badan usaha milik desa) yang terletak sekitar 5 km dari Objek Wisata Religi Taman Wisata Iman-Sitinjo tepatnya di Desa Bangun I, Kecamatan Parbuluan, Dairi, Sumatera Utara.

Pandapotan Situmorang selaku Camat Parbuluan dan Saor M. Capah selaku Kepala Desa Bangun I ketika ditemui Marulak Situmorang selaku Kabid Pariwisata didampingi Mosanda Tampubolon, SS selaku Kasi Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dairi di lokasi Kolam Renang Wisata Cinendung Mbulan mengungkapkan bahwa ilham tersebut muncul dari sisi positif ketika Pemkab Dairi membawa para Kepala Desa studi banding ke Yogyakarta beberapa tahun yang lalu, ungkapnya percaya diri (25/01/18).

Kabid Pariwisata Marulak Situmorang dan Kasi Pemasaran Pariwisata Mosanda Tampubolon Mengunjung Lokasi Wisata Kolam Renang di Parbuluan
Kabid Pariwisata Marulak Situmorang dan Kasi Pemasaran Pariwisata Mosanda Tampubolon Mengunjung Lokasi Wisata Kolam Renang di Parbuluan

Pandapotan Situmorang menambahkan salut terhadap keberanian dan kegigihan serta komitmen Saor M. Capah dalam mewujudkan dan membangun Kolam Renang Wisata di Desa Bangun I yang pembangunan fisiknya dari Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 mampu meningkatkan reputasi Kabupaten Dairi bahkan menjadi contoh yang baik dan harus ditingkatkan khususnya dalam pengelolaan bumdes dari Dana Desa.

Saor M. Capah (40) kepdes berwawasan luas ini mengatakan bahwa lahan kolam seluas 3 hektar tersebut dihibahkan pemegang hak ulayat Silima Mpung Marga Capah yang konon merupakan perkampungan nenek moyangnya dan kini telah dibangun fasilitas 2 unit kolam renang berbentuk biola yang merupakan alat musik kesukaan nenek moyangnya dengan masing-masing kedalaman 50 cm untuk balita dan anak-anak serta 1,2 meter untuk kalangan dewasa dengan puluhan ban pelampung, ruang kantin, ruang ganti dan kamar mandi/toilet serta tahap pembangunan beberapa unit tempat istirahat.

Lanjutnya, sesuai master plan-nya dibutuhkan dana 1,5 millyard agar pembangunan rampung meliputi danau buatan sedalam 2 meter yang akan dilengkapi fasilitas olahraga air, sarana parkir, jalan, tempat istirahat, taman dan lai-lain, serta diharapkan semua pihak baik Pemkab Dairi, Provsu, kementerian, swasta, BUMN untuk membangun dan mendukung pembangunan tersebut.

Kolam Renang Wisata Cinendung Mbulan
Kolam Renang Wisata Cinendung Mbulan

 

“Sirkulasi airnya dijamin bersih dan cukup karena kolam tersebut disokong bendungan dan juga aliran dari banyaknya mata air dilokasi kolam,” ungkap Kepala Desa terbaik se-Kabupaten Dairi dan juara ke-6 terbaik se Sumatera Utara tahun 2017 tersebut bersemangat.

Walau belum dibuka secara resmi namun animo masyarakat sangat baik dengan tetap datang berkunjung bahkan kadang sampai pukul 19.00 WIB. Dan direncanakan bulan Februari 2018 yang akan datang akan dibuka secara resmi untuk umum dengan menyiapkan Perkades (Peraturan Kepala Desa) Desa Bangun I sebagai dasar hukum pengutipan retribusi nantinya. Dan tentu pengelolaannya melalui bumdes dengan konsep pemberdayaan masyarakat desa, ungkapnya optimis.

Kolam Renang Wisata Cinendung Mbulan
Kolam Renang Wisata Cinendung Mbulan

“Ide yang bagus dan sangat senang bisa berenang disini, diharapkan dikelola dengan baik sehingga mampu menggerakkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa”, ungkap Santonius Waruwu ketika diminta komentarnya sesaat setelah selesai berenang yang merupakan salah satu pengunjung kolam bersama puluhan temannya dari KPPM Universitas HKBP Nommensen Medan.

Marulak Situmorang sangat mengapreasiasi ide cemerlang dan berani dalam pembangunan Kolam Renang Wisata ‘Cinendung Mbulan’ berharap semakin berkembang dengan membangun fasilitas swaphoto kreatif dan inovatif namun alami dan antik yang lagi ngetrend sekarang ini sehingga diharapkan menjadi inspirator ke desa yang lain dan merupakan alternatif wisata dan lokasi outbound kebanggaan masyarakat Dairi.

Kasi Pemasaran Pariwisata Mosanda Tampubolon bersama warga desa Bangun I
Kasi Pemasaran Pariwisata Mosanda Tampubolon bersama warga desa Bangun I

“Lokasi ini indah, selain wisata air dan outbound juga sangat berpotensi dikembangkan menjadi desa agro wisata mengingat desa ini lumbungnya sayuran dan buah-buahan seperti jeruk manis. Dan berharap akan tetap menjajaki kemungkinan kerjasama yang baik kepada pengelola bumdes kaitannya dengan wisata dimaksud khususnya dalam hal pemasarannya dan hal lainnya”, tambah Marulak Situmorang terkesima. (Mosanda Tampubolon).